Google

Memuat...

Jumat, 03 Juli 2009

Bahaya madu untuk bayi

Share Berbagilah kebaikan dengan mensharing artikel ini melalui FB anda.




Madu sebaiknya tidak dikonsumsi pada anak usia di bawah 1 tahun. Robert Koch Institut Berlin dan Oesterreichische Gesellschaft für Ernährung menyarankan agar bayi (0-12 bl) tidak diberikan madu dalam makanan yang dikonsumsinya. Alasan yang mereka kemukakan adalah kemungkinan munculnya penyakit Saeuglingsbotulismus (waduh ndak tau nih istilah kedokteran yang benar :D ) yang timbul melalui kerja dari Bakteri Clostridium botulinum. Penyakit di atas biasanya jarang terdiagnosa, namun dapat menimbulkan kematian pada bayi. Penyakit ini biasanya ditemukan hanya di usia pertama kehidupan sang anak, terutama memiliki efek yang fatal khususnya di usia 6 bulan pertama. “Hanya” di masa satu tahun pertama ini bakteri tersebut memiliki kemungkinan menimbulkan penyakit Saeuglingsbotulismus dengan proses “pengalih kekuasaan” di organ organ pencernaan kemudian menghasilkan/membentuk gift (Botulinustoxin) di tempat tersebut. Pada anak yang lebih tua dan dewasa kasus ini tak akan muncul, kemungkinan karena di usia tersebut sudah terbentuk Darmflora yang lebih stabil. Namun peringatan ini tidak berlaku pada makanan jadi yang terkandung madu di dalamnya, karena proses pemanasan biasanya telah mematikan si bakteri penyebab penyakit.

sumber : http://dyka.blogsome.com/2005/04/13/q-a-sedikit-tentang-madu/
weddingku.com



.::Artikel Menarik Lainnya::.

2 komentar:

  1. Sepertinya kok berkebalikan ya dengan pengalaman saya dan ketiga anak saya, Anak2 saya sejak bayi usia 6 bulan (setelah lepas ASI eksklusif ) selalu minum air madu setiap kali saya tinggal bekerja, karena mereka nggak mau minum susu formula.Dan Alhamdulillah mereka jarang sekali sakit walaupun imunisasinya tidak pernah lengkap.Sekarang yang pertama sudah 4th kemudian 2 th dan yang ketiga 11 bulan. Sampai hari ini masih mengkonsumsi madu setiap harinya. Saya berpikir boleh saja orang barat meneliti, tapi saya yakin apa yang diciptakan Allah tidak ada yang sis - sia (termasuk madu sebagai produk dari lebah)
    Trimakasih
    -indy goen-

    BalasHapus
  2. terima kasih atas masukkannya yang merupakan pengalaman yang sangat berharga yang dapat kita sharingkan, dan bisa memberikan kita tambahan informasi.

    BalasHapus