Google

Memuat...

Senin, 22 Juni 2009

Buah pare pahit yang bermanfaat

Share Berbagilah kebaikan dengan mensharing artikel ini melalui FB anda.


Mungkin banyak orang yang tidak menyukai buah pare, karena rasanya yang pahit. Namun tanpa kita ketahui ternyata buah pare menyimpan banyak sekali manfaat. dan bisa menyembuhkan berbagai penyakit. Buah pare yang pahit bisa merangsang nafsu makan, dapat menyembuhkan penyakit kuning, memperlancar pencernaan dan mengobatin malaria. Berikut in beberapa jenis penyakit yang bisa disembuhkan dengan buah pare dan cara pemakainnya:

Kencing Nanah dan Sipilis
Gunakan enam lembar daun pare ditambah dua jari akar jayanti, dua jari kulit kamboja, satu jari rimpang temulawak serta tiga jari gula enau. Bahan-bahan tersebut dicuci, lalu dipotong-potong kemudian direbus dengan empat gelas air hingga tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring kemudian minum tiga kali sehari, masing-masing tiga perempat gelas. Untuk pengobatan Sipilis temulawak diganti dengan brotowali.Kencing Manis200 gram buah pare yang telah dicuci diiris tipis-tipis. Rebus dengan tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Minum air rebusan tersebut setiap hari. Sedangkan bagi penderita disentri amuba dan diare, rebus 300 gram akar pare yang telah dicuci lalu potong-potong. Rebus dengan tiga gelas air sampai tersisa satu gelas lalu minum. Dapat pula ditambahkan gula bila suka.Impoten
Gunakan biji pare yang telah disangrai hingga kering lalu tumbuk halus. Ambil 10 gram bubuknya lalu tambahkan sedikit air matang dan dua sendok makan madu. Minum tiga kali sehari.

Sariawan
Parut buah pare yang telah dibuang bijinya.

Peras hasil parutan dengan selembar kain, tambahkan sedikit gula pada air perasan lalu minum. Sedangkan untuk wasir, giling halus buah pare hingga berbentuk salep, lalu oleskan pada wasir. Untuk eksim basah, oleskan dau pare kering yang telah digiling hingga menjadi serbuk dengan ditambah sedikit minyak kelapa

Batuk
Gunakan segenggam daun pare hutan, cuci lalu giling hingga halus. Tambahkan tigaperempat cangkir air masak dan sedikit garam, aduk rata lalu saring. Minum dua kali sehari. Demikian pula untuk mengatasi ASI tak lancar. Giling daun pare hingga halus lalu baluri di sekitar payudara.

Bisul dan Abses
Ambil segenggam daun pare, cuci lalu rebus bersama tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Dinginkan lalu minum hingga sembuh. Sementara untuk mengatasi cacingan pada anak, seduh tujuh gram daun pare dengan air panas, dinginkan lalu saring air rebusannya. Tambahkan satu sendok teh madu, aduk lalu minum sebelum sarapan.
Selain serat, pare juga banyak mengandung vitamin C, karoten dan kalium. Serat bekerja untuk mengatur kondisi di dalam usus dan berfungsi untuk mengatasi sembelit. Karotin dapat meningkatkan aktivitas mata. Artinya, pare dapat mengatasi ataupun mengurangi keluhan rabun senja. Kaliumnya berfungsi mengatasi penyerapan natrium (garam) berlebih sehingga berkhasiat mengatasi tekanan darah tinggi.

Vitamin C dalam pare juga berfungsi menjaga kecantikan kulit atau mencegah kerusakan kulit dari paparan sinar matahari. Bijinya juga merupakan antikoksidan yang cukup kuat untuk melawan radikal bebas di dalam tubuh yang memicu pembentukan sel kanker, mempercepat penuaan, penyumbatan arteri dan stroke.

Konsumsi pare dalam jangka panjang, baik dalam bentuk jus, lalap atau sayur, dapat mematikan sperma, memicu impotensi, merusak buah zakar dan hormon pria, bahkan berpotensi merusak liver ((Basch E, et al., 2003), (Lord MJ, et al., 2003)).
Bagi wanita hamil, sebaiknya konsumsi pare dibatasi karena percobaan pada tikus menunjukkan pemberian jus pare menimbulkan keguguran.

Diambil dari berbagai sumber.

.::Artikel Menarik Lainnya::.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar