Google

Memuat...

Selasa, 28 Juli 2009

Penanganan pertama serangan jantung

Share Berbagilah kebaikan dengan mensharing artikel ini melalui FB anda.

Serangan jantung sampai saat ini masih menjadi penyakit yang menakutkan dan banyak orang berpikir akan sulit selamat jika terkena serangan jantung karena penanganan detik demi detik begitu berharga.

Ada beberapa hal yang bisa digunakan untuk memberikan pertolongan pertama pada orang yang terkena serangan jantung. Seperti dikutip dari Discovery Health, Rabu (29/7/2009), jika seseorang mengalami gejala serangan jantung, maka bisa lakukan hal berikut ini:

1. Duduklah atau berbaring.
2. Telepon nomor darurat untuk meminta pertolongan. Beberapa area telah memiliki respons kesehatan darurat yang telah dilatih untuk menangani serangan jantung. Jangan buang waktu segera telepon dokter pribadi, teman atau anggota keluarga lainnya.
3. Jelaskan gejala yang dialami secara singkat dan jelas, seperti "Saya mengalami sakit dada yang parah dan kesulitan bernafas".
4. Jika dokter telah memberikan tablet nitroglyserin, maka konsumsi obat

tersebut. Obat tersebut bisa dikonsumsi setiap 5 menit sekali satu tablet sampai rasa sakit tersebut hilang. Jangan mengkonsumsi tablet nitroglyserin jika tidak diberikan dokter.
5. Mengunyah aspirin selama tidak mengalami alergi. Aspirin akan menghambat darah menggumpal dan membantu darah tetap mengalir ke arteri. Mengunyah aspirin selama serangan jantung bisa menurunkan risiko kematian hingga 25 persen.


Bagiamana jika pasien pingsan? Jika pasien pingsan seseorang harus mulai melakukan pernafasan darurat atau CPR (cardiopulmonary resuscitation) setelah meminta bantuan. Ide yang bagus bagi pasien serangan jantung untuk meminta anggota keluarga atau perawatnya dilatih CPR.

Waktu adalah sesuatu yang sangat penting dalam menangani serangan jantung. Setiap menit di area jantung kekurangan darah dan oksigen serta banyaknya jaringan yang rusak atau mati. Jika darah dan oksigen dapat dihambat sehingga masih bisa mengalir ke jantung dan disimpan, maka kerusakan bisa dicegah.

Obat-obatan yang disebut thrombolytics kadang-kadang diberikan setelah serangan jantung pertama. Obat ini bisa membuat darah tetap mengalir dan mencegah kerusakan permanen pada jantung.

Kuncinya adalah persiapan. Ketahui bagaimana respons yang harus diberikan jika sudah ada gejalanya dan memberikan pertolongan secepatnya. Bicarakan dengan teman, tetangga, rekan kerja dan anggota keluarga mengenai kondisi jantung pasien sehingga bisa dipersiapkan pertolongannya.

Jangan menunggu sampai terjadi serangan jantung baru membicarakan hal ini. Kenali anggota tersebut dengan tanda-tanda serangan jantung, dan juga beri tahu obat apa saja yang digunakan dan dimana menyimpannya. Aksi pertolongan yang cepat bisa mencegah kerusakan serius pada jantung dan memungkinkan untuk menyelamatkan hidup.


pemicu serangan jantung
detikhealth.com

.::Artikel Menarik Lainnya::.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar