Kurang lebih setengah dari populasi pria menderita pembesaran prostat yang disebut benign prostate hyperplasia atau BPH. Ini merupakan gejala dari peradangan sehingga pembengkakan prostat yang menyebabkan rasa sakit saat buang air kecil serta menjadi lebih sering.
Obat paling sering digunakan untuk mengatasi masalah ini adalah operasi prostat yang dapat menyebabkan impoten, risiko serangan jantung yang semakin meningkat. Prostat membesar akibat aktivitas dihydrotestosterone, DHT, yang merupakan metobolik dari hormon testosterone pria yang utama. Pengubahan dari testosterone menjadi DHT dilakukan oleh enzyme 5-alpha-reductase.
Alam telah menyediakan obat untuk menangani BPH diantaranya adalah Saw Palmetto Berries (Serenoa Repens) telah terbukti merupakan obat yang paling efektif. Saw Palmetto secara tradisional telah digunakan oleh masyarakat Indian Amerika untuk mengobati meningkatnya frekuensi buang air kecil pada malam hari, berhentinya pertumbuhan testis, impoten, peradangan prostat menurunnya libido pria.
Keuntungan penggunaan Saw Palmetto Berries ini telah diteliti dan dibuktikan oleh berbagai studi di Amerika dan Eropa. Saw Palmetto Berries terdiri dari minyak Volatile yang mengandung berbagai asam amino dan tinggi di phytosterols-nya. Bahan ini tidak hanya mengontrol pengubahan testosterone menjadi DHT namun juga menghalangi perusakannya terhadap sel prostat, yang mengurangi tingkat peradangan dan risiko pembesaran prostat.
Lebih penting lagi, Saw Palmetto juga mempunyai agen anti-estrogen dan anti-androgenic yang juga merupakan anti pembengkakan. Dengan demikian, Saw Palmetto adalah obat alami terbaik untuk meningkatkan
100% Premium Saw Palmetto Berries dari Ultimate Nutrition mengandung ekstrak terstandarisasi dengan kandungan asam lemak dengan jumlah yang cukup untuk meningkatkan kesehatan baik pria dengan usia di atas 50 tahun maupun atlit yang lebih muda yang mungkin mengalami peradang atau mengalami penurunan tingkat libido.
Manfaat utama konsumsi Saw Palmetto:
1. Membantu mengatasi pembengkakan prostat
2. Menghambat kebotakkan
3. Menjaga gairah dan libido pria
4. Memiliki efek anti-estrogen dan anti-androgenik yang juga merupakan anti pembengkakan prostat
5. Mengobati meningkatnya frekuensi buang air kecil pada malam hari
6. Mengontrol perubahan testosterone menjadi DHT
7. Mencegah dan mengobati impotensi
8. Meningkatkan kesehatan dan kebugaran serta vitalitas pria. (Advetorial Indofarma)
.::Artikel Menarik Lainnya::.
- RPP Rokok akan Larang Jual Rokok ke Anak di Bawah 18 Tahun
- Redakan Stres Dengan Latihan Pernafasan
- Cara Membedakan Roti Berpengawet Dengan yang Tidak
- Efek Merokok Setelah Olahraga Bisa Lebih Berbahaya
- Jerawatan? Makan Saja Timun!
- 10 Faktor yang Bikin Pria Mandul
- 6 Gerakan Ringan Agar Selalu Fit di Kantor
- Badan Kekar Tidak Mudah Kena Diabetes
- Yuk, Makan Mangga Biar Sperma Sehat!
- 6 Cara Mudah Kurangi Kelebihan Kalori
- 8 Makanan 'Super' untuk Kesehatan Tubuh Anda
- Tips Turunkan Berat Badan Tanpa Diet dan Olahraga
- Madu Bina Apiari
- Kopi Bikin Pria Lebih Subur
- Buah dan Sayur Pelawan Kolesterol Jahat
- Anak Batuk Pilek Jangan Diberi Antibiotik
- Ceker Ayam Khasiatnya Mirip dengan Sirip Ikan Hiu
- Daging Kobe Halal Mulai Dipasarkan
- Berjalan 10 Ribu Langkah Cegah Risiko Diabetes
- Ingin Tubuh Lebih Tinggi? Coba Cara Ini
- Gowes Lebih dari 5 Jam per Minggu Turunkan Kualitas Sperma
- Jangan Tinggalkan Sarapan Bila Tak Ingin Botak
- Mentega Turunkan Kualitas Sperma
- 5 Makanan Wajib untuk Wanita
- Jus Jeruk Cegah Darah Tinggi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar