Saat ini banyak pasien penyakit jantung yang gagal mendapatkan pertolongan, karena lamanya proses diagnosis yang harus dilakukan. Kini ditemukan cara baru untuk bisa mendeteksi serangan jantung lebih cepat dan lebih akurat dengan menggunakan pemeriksaan ultrasensitif troponin dalam darah.
Tes darah dengan detektor ultrasensitif terbaru bisa dengan cepat mendeteksi ketika ada otot jantung yang hampir mati akibat serangan jantung, meskipun saat pasien baru memasuki ruang gawat darurat.
Jika menggunakan tes yang terdahulu, membutuhkan waktu berjam-jam untuk mengetahui kadar zat kimia troponin jantung di dalam darah sehingga memperlambat diagnosis dan pertolongan. Tapi dengan tes terbaru pengukuran bisa bekerja lebih cepat dan lebih akurat.
Dengan menggunakan tes yang lebih cepat maka bisa menyelamatkan nyawa seseorang, menghemat uang dan membantu dokter untuk cepat memutuskan tindakan jika pasien yang mengalami serangan jantung tidak menunjukkan gejala apapun.
"Penghematan uang ini dihubungkan dengan lebih cepatnya proses diagnosis dan
Pemeriksaan sebelumnya menggunakan elektrokardiogram, yang mengukur aktivitas elektrik dari jantung dan tes troponin jantung yang akan melepaskan suatu protein ke jantung dan merupakan pemeriksaan terbaik untuk serangan jantung. Tapi hal ini membutuhkan waktu yang lama agar bisa mendapatkan kadar troponin dalam darah yang cukup untuk diukur.
Dengan pemeriksaan terbaru ini, didesain generasi terbaru untuk deteksi troponin dengan menggunakan detektor ultra sensitif sehingga bisa lebih cepat dideteksi. Peneliti melakukan penelitian terhadap 718 pasien, dan menemukan bahwa pasien yang diperiksa dengan menggunakan deteksi ultrasensitif troponin lebih terdeteksi dengan cepat dan bisa segera diberikan pertolongan.
"Pemeriksaan ini bisa dikembangkan lebih luas lagi untuk diagnosis awal mengenai myocardial infarction akut, terutama untuk pasien yang sering memiliki keluhan dengan sakit dada," ujarnya.
Dengan pemeriksaan yang menggunakan deteksi ultrasensitif untuk troponin, diharapkan akan banyak pasien penyakit jantung yang bisa ditolong. Karena dengan lebih akuratnya pemeriksaan dalam diagnosis sehingga dokter bisa memberikan pertolongan yang lebih cepat untuk pasien.
detik.com
.::Artikel Menarik Lainnya::.
- RPP Rokok akan Larang Jual Rokok ke Anak di Bawah 18 Tahun
- Redakan Stres Dengan Latihan Pernafasan
- Cara Membedakan Roti Berpengawet Dengan yang Tidak
- Efek Merokok Setelah Olahraga Bisa Lebih Berbahaya
- Jerawatan? Makan Saja Timun!
- 10 Faktor yang Bikin Pria Mandul
- 6 Gerakan Ringan Agar Selalu Fit di Kantor
- Badan Kekar Tidak Mudah Kena Diabetes
- Yuk, Makan Mangga Biar Sperma Sehat!
- 6 Cara Mudah Kurangi Kelebihan Kalori
- 8 Makanan 'Super' untuk Kesehatan Tubuh Anda
- Tips Turunkan Berat Badan Tanpa Diet dan Olahraga
- Madu Bina Apiari
- Kopi Bikin Pria Lebih Subur
- Buah dan Sayur Pelawan Kolesterol Jahat
- Anak Batuk Pilek Jangan Diberi Antibiotik
- Ceker Ayam Khasiatnya Mirip dengan Sirip Ikan Hiu
- Daging Kobe Halal Mulai Dipasarkan
- Berjalan 10 Ribu Langkah Cegah Risiko Diabetes
- Ingin Tubuh Lebih Tinggi? Coba Cara Ini
- Gowes Lebih dari 5 Jam per Minggu Turunkan Kualitas Sperma
- Jangan Tinggalkan Sarapan Bila Tak Ingin Botak
- Mentega Turunkan Kualitas Sperma
- 5 Makanan Wajib untuk Wanita
- Jus Jeruk Cegah Darah Tinggi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar