Google

Memuat...

Jumat, 21 Agustus 2009

Tips akur dengan mertua

Share Berbagilah kebaikan dengan mensharing artikel ini melalui FB anda.

Orang dewasa tidak bisa memilih mau mertua seperti apa, karena hanya mengenal dekat dengan anak laki-laki atau anak perempuannya saja. Tapi ketika sudah memutuskan untuk menikah, maka orang tersebut harus bisa menerima bagaimanapun sifat sang mertua.

Orang tua dari pasangan bisa menjadi malaikat, membantu dan mendukung apapun yang dilakukan, meskipun kadang bisa bersifat mendominasi. Namun, jika hubungan dengan mertua tidak cukup akur dan harmonis sering kali justru akan menjadi sumber stres dalam pernikahan dan keluarga.

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa dilakukan agar dapat membina hubungan yang baik dengan mertua, seperti dikutip dari Health24, Jumat (21/8/200):

Cukup diam saja. Jika ibu mertua memberikan komentar yang tidak suka tentang berat

badan, dekorasi atau kemampuan memasak, setujui saja dan mintalah masukannya. Saat sudah pergi tidak perlu mengikutinya kecuali jika masukannya memang cukup masuk akal.

Jangan pernah mengkritik anaknya. Meskipun merasa ada yang tidak cocok dengan pasangan ataupun saudaranya, jangan pernah mengkritik anak-anaknya di depan mertua. Karena mertua akan merasa sakit hati jika salah satu anaknya ada yang dikritik, meski apapun yang terjadi dengan anaknya.

Seringlah menghubunginya. Buatlah kegiatan rutin setiap minggu untuk menghubunginya meskipun hanya lima menit saja. Hal yang terpenting untuk ditanyakan adalah bagaimana keadaan kesehatannya, kegiatan apa saja yang dilakukan dan kabar anaknya yang lain.

Buatlah kegiatan rutin bersama mertua. Kegiatan ini bisa dilakukan setiap sebulan sekali misalnya pada minggu pertama tiap bulan, bisa dengan pergi bersama, menginap dirumah mertua, atau sekedar belajar memasak bersama.

Jadilah seseorang yang berguna. Hal ini bukan berarti menjadi budak atau pembantu baginya dan siap untuk dipanggil 24 jam, tapi bisa dengan membantunya melakukan kegiatan sehari-hari. Meskipun hal kecil misalnya merapikan buku-buku yang telah dibaca tapi jika dilakukan terus menerus akan menjadi sangat berarti.

Ketika Anda telah memilih seseorang untuk menjadi pasangan hidupnya, maka orang tua pasangan tersebut juga akan menjadi orang tua Anda. Jadi, sebisa mungkin bangunlah hubungan yang baik dengan mertua Anda.

Detik.com



.::Artikel Menarik Lainnya::.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar